|
ardiyan
|
 |
« on: July 20, 2007, 11:34:06 PM » |
|
Tekhnikalis Teori ini berdasarkan asumsi yang kuat bahwa harga yang ada sudah merefleksikan semua informasi yang ada! Bagi pemegang teori ini mereka mengatakan tidaklah penting apakah informasi yang didapat adalah untuk umum atau tersembunyi khusus bagi orang-orang tertentu; jika semua informasi telah direfleksikan dalam harganya maka, investors dan traders tidak akan dapat menemukan atau mengeksploitasi informasi berita yang ada. Analisis tekhnikal murni percaya bahwa pasar adalah sangat kuat merefleksikan kondisi sebenarnya dan semua informasi akan direfleksikan dalam harga. Sehingga dengan asumsi ini tekhnikalis dapat meramalkan pergerakan harga dengan informasi data yang ada.
Fundamentalists Yang kedua adalah fundamentalis, mereka percaya bahwa berita atau informasi yang ada adalah suatu penyebab terjadinya pergerakan harga artinya dengan asumsi yang kuat bahwa berita menjadi barometer dari arah peregerakan harga.beda dengan analisis tekhnikal dalam teori ini harga tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya tetapi merupaka harga masa lalu yang telah lewat dan tidak dapat digunakan untuk memprediksi kedepan.
Seorang trader Tekhnikalis dengan tekunya mengamati berjam-jam grafik dengan berbagai macam indikator dan metode yang sudah sangat modern mencoba mencari cari arah dari pergerakan harga sehingga mereka dapat merencanakan perdagangan. Begitu juga trader fundamental mereka sibuk membaca berita-berita yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar. Hal ini hampir dilakukan oleh semua trader pada umumnya mereka mempunyai asumsi kuat bahwa harga- harga sudah mencerminkan keadaan sebenarnya dilapangan jadi jika memang secara tekhnikal harga bergerak turun maka berita apapun yang terjadi tekhnikalis percaya bahwa harga akan bergerak turun.karena informasi yang terjadi dipasar sudah dicerminkan oleh pergerakan harganya. Disisi lain fundamentalis juga mempunyai prinsip yang sama bahwa berita pasti memiliki pengaruh yang kuat terhadap pergerakan harga.bukankah ini adalah cara berpikir trader pada umumnya mereka sangat yakin dengan prediksi yang mereka bangun. Trader yang sukses atau trader bukan umumnya akan berpikir lebih dari sekedar memprediksi berjam-jam mencari rumus atau prediksi yang paling tepat atau juga mengumpulakan setumpuk berita yang tidak habis habis. mereka pasti tahu bahwa pasar bergerak bebas dan asumsi bahwa harga sudah merefleksikan keadaan sebenarnya dan begitu juga informasi atau berita yang mempengarui kecenderungan arah harga, asumsi ini masih menjadi perdebatan! Memahami prinsip ini akan sangat membantu kita mengahadapi pasar yang terkadang liar tanpa dapat kita kendalikan Seorang analis yang bernama Peter Steidlmayer menjelaskan bahwa pasar ada karena mempunyai satu tujuan dan hanya satu tujuan ini, pasar ini ada karena untuk memfasilitasi transaksi. artinya bahwa pasar akan melakukan apapun yang dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk ikut serta di dalam pasar. Bagaimana mereka melakukan ini tehadap pergerakan harga. pasar bergerak naik dan turun mencari pembeli dan penjual. Anda tahu, yang dikatakan Steidlmayer jika pasar tidak memfasilitasi transaksi,maka pasar lama kelamaan akan mati. menjaga trader tetap tertarik, maka pasar harus bergerak.jika pasar terus meyisakan trading range yang kecil menjadi tidak menarik bagi trader dan akhirnya pasar akan ditinggalkan, berhenti transaksi dan pasar akan mati. Mengerti tentang prinsip ini akan memberi kepercayaan yang diri kepada kita dalam melakukan transaksi. Bahwa yang lebih penting adalah mempersiapkan management resiko yang baik jika kita telah melakukan kesalahan.ingat, Bahwa kita hanya memanfaatkan fasilitas dari pergerakan harga, apa yang kita lakukan tidak selalu benar. Pasar bebas menetukan arahnya kita hanya memanfaatkan fasilitas dari sebuah pergerakan harga!
Jangan mencoba untuk memprediksi kedepan! Ini sepertinya kata-kata yang janggal kita dengar padahal dalam kegiatan trading sehari-hari kegiatan ini hampir kita lakukan setiap saat sebelum menjalankan transaksi.kegiatan ini pula telah dilakukan oleh hampir seluruh trader didunia! Kembali lagi kalau saja kita asumsikan semua orang melakukannya tentunya kegiatan ini adalah suatunhal nyang umum,hampir semua yang menjalankan transaksi melakukannya.apakah kebanyakan trader ini selalu benar dalam memprediski?kalau saja mereka banyak yang benar dalam melakukan analisa maka salah besar jika hampir kebanyakan trader mengalami kerugian mereka pasti orang-orang yang sukses, karena mereka dapat menggambarkan bagaimana memprediksi pergerakan harga. tentu saja pertanyaan ini jelas bahwasanya jika mereka adalah trader yang bagus dan mereka tau dikemana pasar akan bergerak /mengapa mereka mereka mengajarkan teknik2 trading? masih promosi mencari nasabah? mengapa mereka tidak kaya? Mengapa mereka tidak datang ke seminar menggunakan pesawatnya sendiri? Mereka kan bisa investasi sendiri. Dari pengalaman saya sesuatu yang kita lihat (TIMING) adalah yang paling benar dibanding dengan apa yang kita asumsikan atau yang kita yakini setelah kita menganalisa.Anda lebih percaya mana diri anda dalam menganalisa? atau fakta yang terjadi didepan mata anda? Penting sekali memahami ini kenapa? Karena kita akan menjadi flexible,seirama dan kita tidak melawan pasar!. Membuat asumsi atau memprediksi adalah 10% selebihnya 90% adalah melihat harga untuk mencari Timing yang tepat(Trading swing,Breakout,Formasi pola,trading 123,divergancy dll) kita bisa menyimpulkan harga akan bergerak panjang (tren) akan mengalami reversal atau pasar bergerak bergerak dalam pola yang kita tidak ketahui. Yang lebih penting adalah memikirkan denga apa yang kita lihat dari pada kita berasumsi kuat tentang analisis kita sehingga kita sangat yakin dengan diri kita.dan terkadang kita membenarkan diri kita sendiri.kita berani menahan kerugian berhari-hari atau berminggu-minggu atau bahkan lebih.dan bila harganya telah kembali atau kita tidak mengalami kerugian. Hal ini seolah-olah kita telah dijalan yang benar ita memprediksi dengan benar.tapi bagaimana jika harganya terus mengalami trend? Tentunya kita mengalami resiko yang sangat besar bukan? Dan kita sadar setela mengalami kerugian yang sangat besar.Kadangkala terlalu percaya diri adalah permasalahan dalam diri kita.kita melupakan kebenaran yang ada dimata kita.sehingga melepaskan kedisiplinan yang kita tanamkan sebelumnya.Trading bukanlah anda menganalisa dengan benar tetapi lebih pada cara trading yang benar. Yaitu menerapkan Trading Konsep yang telah kita yakini (berdasar pengalaman) atau telah kita uji (beck test data), juga menerapakan management resiko dengan konsisten. Karena Tidak ada satupun orang yang tau kemana harga akan bergerak? Ini memerlukan waktu yang lama untuk menggambarkan bahwa tidak satu pun benar benar memahami mengapa pasarnya?apa yang terjadi? Dan kemana akan begerak .saya telah membaca puluhan buku dan mengikuti seminar dimana dijelaskan metode-metode rahasia untuk menggambarkan prediksi pasar kedepan. Setelah membaca indicator yang komplek pola dan metode Fibonacci dan lain-lain, untuk menentukan seberapa tinggi/rendah market akan bergerak. Sebarapa banyak pasar akan kembali lagi dan kapan melakukan transaksi buy atau sell berdasarkan analisis ini. Tidak ada satupun yang dapat menghasilkan keuntungan secara pasti dan secara konsisten dengan metode-metode ini. Karena Tidak ada satupun yang tahu kapan market akan bergerak Ini juga memerlukan waktu yang lama untuk memahami bahwa tidak ada satupun orang yang tahu pasar akan bergerak. Ada banyak orang yang menulis disurat kabar, buku-buku, atau mengajarkan seminar tentang kapan pasar akan bergerak. Kebanyakan orang yang menggunakan teori gelombang Elliot, ahli cycle atau Fibonacci waktu akan mencoba memprediksi kapan pasar akan bergerak, dengan asumsi arah dari pergerakan yang diprediksi juga. Saya juga secara personal tidak tahu bagaimana mengetahui kapan pasar akan bergerak. Anda tahu kenapa? Ketika saya memprediksi pergerakan harga, saya sering kali salah tanpa kecuali melewatkan pergerakkan yang besar yang selalu saya antisipasi.kita harus ingat bahwa pergerakan yang terjadi adalah sebuah dinamika tentu kita tidak akan tau kapan waktu yang tepat atau kemana akan bergerak, anda lebih baik memperhatikan bagaimana Buyer dan seller menekan, dengan mengetahui formasi pergerakannya anda dapat terhindar dari kesalahan yang anda buat sendiri (membuat asumsi) Akhirnya ketika saya menyimpulkan bahwa saya tidak mencoba untuk dapat memprediksi kemana dan kapan pasar akan bergerak dengan tepat, saya mulai lebih sukses dalam menjalankan transaksi. Ini adalah luar biasa memahami untuk tidak dapat memprediksi atau memahami pasar.kita akan bisa menerima jika kita melakukan kesalahan tidak secara emosional mempertahankan kesalahan yang membuat kita semakin stress mengahadapi pasar.
terimakasih semoga membuka wacana kita tentang trading
|